Pringsewu, Lampung –Penggunaan anggaran untuk belanja makan-minum, di Instansi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, pada tahun 2024 menghabiskan total biaya 1,4 milyar. Jum’at (07/02/2024).
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, total anggaran tersebut terbagi dalam tiga cluster kegiatan, yaitu belanja makan-minum ketika rapat, belanja makan-minum untuk tamu undangan dan belanja makan-minum saat di lapangan.
Penggunaan anggaran yang cukup fantastis oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu selama 1 tahun tersebut, tentu saja mengundang perhatian dan kecurigaan publik.
Bagai mana tidak, di saat Pemerintah pusat sedang giat menyerukan tentang adanya penghematan anggaran, tapi justru sebaliknya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu, dinilai ugal-ugalan dalam belanja ‘isi perut’.
Penggunaan anggaran sebesar 1,4 milyar setahun, yang hanya digunakan untuk belanja makan-minum saja, tentu patut dipertanyakan oleh semua pihak, sebagai bentuk transparasi dalam pengelolaan keuangan negara.
Selanjutnya untuk mendapatkan kejelasan tentang permasalahan tersebut, awak media melakukan konfirmasi ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu.
Di Kantor Dinas, Kami bertemu dengan Sunaji selaku Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, dan langsung mempertanyakan perihal anggaran spetakuler itu.
Dalam keterangannya, Sunaji mengatakan bahwa dirinya tidak paham tentang jumlah seluruh anggaran makan-minum di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu.”Kalau masalah itu saya tidak tahu jumlahnya, karena itu ada penanggung jawabnya masing-masing,” kilahnya.
“Saya tahunya kalau setiap kegiatan rapat ada makan minum, itu saja,” katanya. Lalu awak media kembali menggali informasi tentang kewenangan seorang Sekdis sebagai perencana dan penyusun administrasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
“Laporan tetap saya periksa dan saya paraf, tetapi tidak tahu berapa jumlahnya, kalau dihitung itu kurang kerjaan, bikin capek saya suruh ngitung satu-satu,” cetusnya.
“Jadi kalau cuma 1,4 ya itu biasa aja menurut saya, karena memang untuk satu tahun dan massanya banyak,” lanjutnya.
( Tim )





